Tutorial Merepon Curhatan
Disclamer: tutorial merespon curhatan ini tentunya based on my experience ya, haha.
Ketika
seseorang curhat sama kamu, sebenarnya dia ingin mencari dukungan dan pembelaan
dari kamu. Mungkin hanya sedikit yang butuh saran, karena mereka sebenarnya
emang tahu apa yang harus dilakukan. Makanya, responlah dengan kalimat yang
seakan-akan kamu mendukung dia, kamu ada di pihaknya, kamu ikut merasakan yang
dia rasakan. Walaupun dia ada di pihak yang salah.
Setelah dia
merasa kalau kamu mendukung dia dan ada di pihaknya, saran dan nasihat yang
kamu berikan (jika ada) akan lebih berkemungkinan untuk dia lakukan. Tentunya
itu akan lebih menghibur dan menenangkan dia.
Misal
seseorang curhat sama kamu.
"Duh,
judulku kapan di-acc si? Susah banget hubungin dosen."
Jangan kamu
respon dengan "Hubungi terus dong, samperin juga, jangan terlalu
santai."
Sumpah, itu
bukan kalimat yang dia ingin dengarkan saat itu. Seperti yang kubilang, dia
ingin dukungan, seseorang yang ada di pihaknya, seseorang yang ikut merasakan
apa yang dia rasakan. Susah sih emang.
Akan lebih
baik jika kamu merespon dengan "Udah, enggak apa². Sesuatu yang baik pasti
butuh perjuangan. Pasti bisa, asal tetep ada usaha."
Respon
seperti itu akan menenangkan dia. Setelah dia tenang dan santai, baru kasih
saran
"Coba
samperin besok, biasanya kan emang dosen sibuk, jarang balas chat."
Itu akan
lebih diterima sama dia. Intinya, jangan langsung menyalahkan dia, karena jika
begitu, saran apapun dari kamu malah akan lebih menyakiti dia.
Padahal,
isi sarannya sama. Yang membedakan adalah kalimatnya. Jadi, pinter pinter merangkai
kata sih.
Bedakan
"Ya
kamu samperin dong." (Kalimat ini cenderung menyalahkan dan menganggap itu
permasalahan kecil).
"Coba
samperin dulu, siapa tau lagi enggak sibuk." (Kalimat yang benar² memberi
saran, bukan menyalahkan).
Ini sudut
pandang dari aku ya, mungkin beda orang beda lagi ceritanya.
Aku tipe
orang yang jarang curhat sama orang. Dan, hanya ada 2 dari 10 orang yang
merespon curhatanku dengan respon "baik".
Itulah
kenapa kalau ada masalah aku lebih suka diam, males curhat ke orang. Hehe
No one
cares you more than yourself.

Komentar
Posting Komentar